Bogor, Kabar Ternak. Com – Sebanyak 103 siswa SDN Kebon Pedes 7 Kota Bogor mengikuti kegiatan outing class ke Sekolah Vokasi IPB University.
Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran di luar kelas untuk mengenalkan dunia peternakan, pengolahan hasil ternak, serta praktik pertanian kepada siswa sejak usia dini.
Kepala SDN Kebon Pedes 7 Kota Bogor, Erny Widiyanti, mengatakan Sekolah Vokasi IPB dipilih karena lokasinya berada di Kota Bogor dan memiliki fasilitas edukasi peternakan yang lengkap.
“Pertama, Vokasi IPB berada di Kota Bogor. Kedua, fasilitasnya sangat lengkap dan mengenalkan peternakan kepada siswa sejak usia dini. Nilai edukasinya sangat tinggi,” jelas Erny kepada KabarTernak. Com.
Rombongan siswa bertolak dari Kebon Pedes menuju Sekolah Vokasi IPB menggunakan lima armada odong-odong. Perjalanan dengan kendaraan wisata tersebut menambah keceriaan siswa sebelum mengikuti rangkaian pembelajaran.Sekitar pukul 08.00 WIB, rombongan tiba di lokasi dan disambut Ketua Program Studi (Kaprodi) Ekowisata, Kania Sofiantina Rahayu, bersama tim mahasiswa yang bertugas sebagai pemandu kegiatan.
Untuk memudahkan proses pembelajaran, para siswa dibagi menjadi empat kelompok dengan nama unik, yakni Kelompok Domba Kecil, Kelompok Koki Cilik, Kelompok Anak Ayam Pintar, dan Kelompok Sapi Ceria.
Setiap kelompok mengikuti rangkaian kegiatan secara bergiliran. Mereka diajak mengunjungi kandang domba dan kambing, kandang unggas, serta kandang sapi. Siswa juga diperkenalkan pada proses pengolahan urine sapi menjadi pupuk cair.
Khusus pelaksanaan paket edukasi peternakan, kegiatan ditangani tim Program Studi Teknologi dan Manajemen Ternak (TNK) dengan pendampingan dosen senior, Dudi Firmansyah.
Melalui kunjungan langsung ke fasilitas peternakan, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teori, tetapi juga berkesempatan melihat dari dekat aktivitas pemeliharaan ternak dan pemanfaatan hasil samping peternakan.
Kania Sofiantina Rahayu mengaku bangga karena Sekolah Vokasi IPB menjadi salah satu pilihan sekolah untuk menyelenggarakan kegiatan pembelajaran di luar kelas
“Kami bangga bisa menjadi tempat pilihan sekolah dan siswa untuk outing class. Semoga bermanfaat, dan siapa tahu nanti ada di antara mereka yang menjadi dokter hewan atau sarjana peternakan,” ungkap Kania.
Sementara itu, Dudi Firmansyah menilai para siswa menunjukkan antusiasme tinggi selama mengikuti kegiatan. Meski menikmati suasana belajar yang berbeda, mereka tetap fokus menyimak materi yang disampaikan oleh para pendamping.
“Mereka sangat enjoy, tetapi tetap fokus dan bersemangat dalam mengikuti setiap materi. Mulai dari kunjungan kandang sampai pengolahan bakso, antusias sekali mereka,” ujar Dudi.
Kegiatan outing class ini diharapkan dapat memperluas wawasan siswa mengenai dunia peternakan dan pangan, sekaligus menumbuhkan rasa ingin tahu terhadap berbagai profesi di bidang pertanian, peternakan, dan kesehatan hewan sejak usia sekolah dasar.(Tjahyadi Ermawan)







